Muba | Mata Pena News – Rabu, 5 Agustus 2026
Aroma khas kemplang panggang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengguna Jalan Lintas Sekayu–Lubuk Linggau, tepatnya di Dusun I, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Di sepanjang jalur tersebut, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggantungkan penghidupan dari penjualan kemplang panggang, salah satunya Bik Sana.
Bik Sana mengaku telah menekuni usaha kemplang panggang selama kurang lebih lima tahun. Produk yang dijual dibuat dari bahan baku ikan sungai Musi dan ikan lambak yang diolah menjadi kemplang berkualitas.
Dalam sehari, penjualannya dapat mencapai sekitar 70 bungkus, terutama saat arus lalu lintas ramai. Banyak pengendara yang sengaja berhenti untuk membeli kemplang sebagai oleh-oleh khas Musi Banyuasin.
Selain melayani pembeli yang datang langsung, Bik Sana juga menerima pesanan dari sejumlah toko yang kembali menjual produknya kepada masyarakat. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemplang panggang Rantau Panjang memiliki pasar yang cukup baik.
Di sepanjang Jalan Lintas Sekayu–Lubuk Linggau, terdapat pula sejumlah pedagang kemplang lainnya yang turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat. Keberadaan mereka menjadi salah satu potensi UMKM yang layak mendapat perhatian.
Bik Sana bersama para pelaku UMKM kemplang panggang berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait, baik melalui pembinaan,
Bantuan permodalan, promosi, maupun pengembangan usaha. Mereka optimistis, dengan dukungan tersebut, usaha kemplang khas Rantau Panjang dapat semakin maju dan menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Musi Banyuasin.
Reporter : Zul














