JAKARTA | Mata Pena News – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58, BPJS Kesehatan menggelar aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Timur, Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Selasa (28/7/2026), menargetkan penghimpunan 100 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di DKI Jakarta.
Kegiatan bakti sosial tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, yang turut menjadi pendonor. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif BPJS Kesehatan yang tidak hanya memberikan layanan jaminan kesehatan, tetapi juga menghadirkan aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Munjirin, donor darah merupakan wujud nyata solidaritas sosial yang dapat menyelamatkan banyak nyawa. Ia pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif mendonorkan darah secara rutin demi menjaga ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI).
“Mudah-mudahan kegiatan donor darah ini bisa berguna untuk masyarakat, khususnya yang membutuhkan darah. Saya sendiri juga ikut mendonorkan darah tadi,” ujar Munjirin.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Timur, Arief Setiadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-58 BPJS Kesehatan sekaligus bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di wilayah DKI Jakarta mencapai sekitar 1.200 kantong per hari, sehingga diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah.
“Ini merupakan inisiasi dari Kantor Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Timur sebagai momentum peringatan HUT ke-58 BPJS Kesehatan. Di DKI Jakarta kebutuhan darah mencapai sekitar 1.200 kantong setiap hari. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan aksi sosial yang bermanfaat bagi sesama, khususnya masyarakat di wilayah Jakarta Timur,” jelas Arief.
Aksi donor darah tersebut terlaksana berkat kerja sama BPJS Kesehatan Jakarta Timur dengan PMI Jakarta Timur. Kegiatan juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, serta unsur TNI dan Polri.
Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan berharap dapat berkontribusi dalam menjaga ketersediaan stok darah di DKI Jakarta sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendonorkan darah secara rutin sebagai bentuk kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu sesama.
(Red)














