CIBINONG | Mata Pena News – Semangat kolaborasi antara pemerintah dan kalangan pengusaha muda mengemuka dalam Musyawarah Cabang (Muscab) V Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bogor yang digelar di Lorin Hotel, Cibinong, Sabtu (18/7/2026).
Momentum ini diharapkan melahirkan kepemimpinan baru yang mampu menjadi motor penggerak investasi, pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Bogor.
Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan pemerintah. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha, khususnya pengusaha muda, menjadi faktor penting dalam mempercepat kemajuan Kabupaten Bogor.
“HIPMI memiliki peran yang sangat strategis. Selain membantu meningkatkan aktivitas perekonomian, organisasi ini juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, hingga mempercepat pembangunan,” ujar Ajat usai membuka Muscab V HIPMI Kabupaten Bogor.
Ajat mengungkapkan, sekitar 70 persen penduduk Kabupaten Bogor merupakan usia produktif. Potensi tersebut harus dimanfaatkan dengan mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha baru agar bonus demografi mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi.
Ia juga mengakui bahwa kemampuan APBD memiliki keterbatasan sehingga kolaborasi dengan sektor swasta menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.
“Kalau hanya mengandalkan anggaran pemerintah tentu tidak cukup. Karena itu, sinergi dengan dunia usaha harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan lebih cepat, angka pengangguran berkurang, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tegasnya.
Selain mengajak HIPMI menjaga soliditas organisasi, Ajat juga berharap para pengusaha muda mampu membangun kemitraan yang lebih luas dengan berbagai organisasi usaha lainnya untuk memperkuat iklim investasi di Kabupaten Bogor.
Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Bogor, Achmad Hidayat, menyebut Muscab V bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, selama ini Pemerintah Kabupaten Bogor selalu membuka ruang bagi HIPMI untuk ikut berkontribusi dalam berbagai program pembangunan.
“Kami ingin terus menjadi mitra strategis pemerintah. Sinergi yang sudah terjalin harus semakin kuat agar cita-cita mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih istimewa bisa tercapai,” kata Achmad.
Ia juga menegaskan komitmen HIPMI dalam mendorong implementasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kewirausahaan. Regulasi tersebut dinilai menjadi fondasi penting untuk melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
“Semakin banyak wirausaha lahir, semakin besar pula peluang kerja yang tercipta. Itulah kontribusi nyata HIPMI bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Di sisi lain, calon tunggal Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Bogor, Bernard D. Chandra, menyatakan siap membawa HIPMI menjadi organisasi yang lebih adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan dunia usaha.
Ia berkomitmen mempererat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor agar HIPMI tidak hanya menjadi wadah berhimpun para pengusaha muda, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam meningkatkan investasi dan memperkuat perekonomian daerah.
“Apabila dipercaya memimpin HIPMI Kabupaten Bogor, saya akan memastikan organisasi ini hadir dengan program-program yang berdampak langsung bagi dunia usaha, masyarakat, dan pembangunan Kabupaten Bogor,” tegas Bernard.
Melalui Muscab V ini, HIPMI Kabupaten Bogor diharapkan melahirkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan, memperluas peluang investasi, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah menuju Kabupaten Bogor yang lebih maju, mandiri, dan istimewa.
Red














