BOGOR | Mata Pena News – RSUD Kota Bogor menggelar Forum Komunikasi Publik (FKP) untuk sosialisasi standar pelayanan di Ruang Tanah Sareal, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi rumah sakit untuk memaparkan berbagai layanan kesehatan sekaligus menyerap masukan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas pelayanan.
Dalam forum tersebut, manajemen RSUD mempresentasikan berbagai fasilitas yang dimiliki, mulai dari ketersediaan ruang perawatan, layanan dokter spesialis dan subspesialis, hingga kelengkapan alat kesehatan yang terus dikembangkan.
Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno, mengatakan Forum Komunikasi Publik bukan sekadar sosialisasi standar pelayanan, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk menerima kritik dan saran dari berbagai pihak.
“Melalui kegiatan ini kami juga ingin mendengar masukan-masukan dari para tamu yang hadir,” ujar dr. Sri Nowo Retno.
Ia mengakui RSUD Kota Bogor saat ini tengah berupaya bangkit dari berbagai persoalan yang sempat dihadapi, mulai dari keterbatasan ketersediaan obat hingga kondisi keuangan rumah sakit.
Menurutnya, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar proses pembenahan dapat berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
“Apa saja yang kurang dari RSUD Kota Bogor, semoga masukan-masukan dan dukungan dari pihak yang hadir bisa membuat kami berbenah diri dan meningkatkan layanan,” tambahnya.
Sri menjelaskan, penyelenggaraan Forum Komunikasi Publik juga merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang mendorong peningkatan pemahaman, keterbukaan, serta partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Kecamatan Bogor Barat, Danramil Bogor Barat, Kapolsek Bogor Barat, Lurah Menteng, Kepala Puskesmas Gang Kelor, Ketua GMKB Kota Bogor, Ketua One Kes, Ketua Program Studi Keperawatan Poltekkes Kemenkes Bandung Kampus Bogor, Direktur Akademi Keperawatan Wijaya Husada, serta insan media.
Melalui Forum Komunikasi Publik ini, RSUD Kota Bogor berharap tercipta sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, organisasi masyarakat, dan media dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.














