Mensesneg : Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung, Kapolri, dan Menhan, Minta Laporan Langsung Situasi Terkini

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Pena News – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Jaksa Agung, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), dan Menteri Pertahanan pada Sabtu (11/7/2026) malam. Pertemuan tersebut dilakukan untuk memperoleh laporan langsung mengenai perkembangan situasi nasional sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, Presiden menginginkan informasi yang diterima berasal langsung dari para pejabat yang menangani persoalan di lapangan. Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil pemerintah didasarkan pada kondisi faktual dan informasi yang terverifikasi.
“Karena ada sebuah kejadian, tentu beliau ingin mendapatkan laporan secara langsung,” ujar Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Prasetyo menegaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya Presiden memastikan koordinasi antarpenegak hukum dan kementerian terkait tetap berjalan baik di tengah dinamika yang berkembang.

Baca Juga:  Beauty World Executive Clinic Growth Summit 2026 Dorong Klinik Aesthetic Indonesia Naik Level: Dari Clinical Excellence hingga AI-Powered Growth

Menanggapi pertanyaan mengenai pesan Presiden agar situasi tidak menimbulkan kegaduhan, Prasetyo mengatakan bahwa Prabowo secara konsisten menekankan pentingnya menjaga stabilitas nasional.

Menurutnya, stabilitas politik, keamanan, dan penegakan hukum menjadi fondasi bagi keberlangsungan pembangunan ekonomi.
“Presiden berulang kali mengingatkan bahwa salah satu prasyarat membangun ekonomi adalah terciptanya stabilitas,” katanya.

Pertemuan itu berlangsung di tengah perhatian publik terhadap penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Sebelumnya, penyidik Polri melakukan penggeledahan di 12 lokasi yang berada di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, hingga Sentul, Kabupaten Bogor. Dari rangkaian penggeledahan tersebut, aparat menyita uang tunai lebih dari Rp500 miliar dalam berbagai mata uang serta 74 kilogram emas batangan sebagai barang bukti.

Baca Juga:  Wabup Ibnu Hajar: Terima Kasih Atas Pengabdian AKBP Hadi Kristanto untuk Jepara, Selamat Datang Kapolres Baru AKBP Keris Aji Wibisono

Perkembangan selanjutnya, penanganan perkara dialihkan ke Kejaksaan Agung. Proses hukum tersebut juga berada di bawah supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta mendapat pengawasan Komisi III DPR RI melalui Panitia Kerja (Panja).

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, sebelumnya menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan tuntas. Ia juga menekankan bahwa perkara tersebut berkaitan dengan dugaan tindakan individu, bukan mencerminkan institusi penegak hukum secara keseluruhan.

Komisi III DPR, lanjutnya, akan terus mengawasi jalannya proses hukum agar tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan dan memenuhi rasa keadilan masyarakat.
(Red)

 

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB