Ketua Umum DPN PPDI Hadiri Undangan Menkop UKM, Sampaikan Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 05:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta | Mata Pena  News – Koperasi Desa Merah Putih, saya lebih suka menyebutnya KDMP. Kebetulan hari ini, Dewan Pengurus Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia (DPN PPDI) secara khusus diundang oleh Menteri Koperasi dan UKM di Kantor Kementerian Koperasi Republik Indonesia di Jakarta pada Kamis, 13 Maret 2025.

Setelah mendengarkan paparan dan penjelasan dari tim teknis bidang usaha koperasi Kementerian Koperasi serta staf khusus tenaga ahli, di akhir diskusi kami berbincang langsung dengan Pak Menteri selama kurang lebih dua setengah jam. Dalam pertemuan ini, DPN PPDI memberikan pendapat bahwa Koperasi Desa Merah Putih dirancang untuk mengatasi persoalan perekonomian desa.

“Seperti yang kita tahu, desa terus menjadi sasaran pinjaman online (pinjol) dan rentenir, yang tentu saja menghambat pertumbuhan ekonomi serta modal masyarakat. Setelah mendapatkan penjelasan ini, kami berharap koperasi ini bisa menjadi bagian penting dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di desa,” ujar Widhi Hartono, S.E., S.Sos.

Baca Juga:  BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, diharapkan jeratan pinjaman online yang menekan masyarakat desa bisa diminimalkan.

Namun, meskipun DPN PPDI mendukung penuh program ini, ada beberapa catatan dan harapan:

1. Permodalan koperasi tidak boleh mengganggu proses pembangunan di desa.

2. Pemerintah harus mencari solusi permodalan koperasi agar tidak membebani keuangan desa.

3. Persiapan teknis dan operasional sangat penting, termasuk sistem operasional prosedur (SOP) koperasi.

4. Struktur kepengurusan koperasi harus jelas, serta mekanisme operasionalnya harus transparan.

5. Koperasi harus mencakup kebutuhan dasar masyarakat desa, seperti sembako dan gas, untuk meningkatkan kesejahteraan.

 

DPN PPDI sangat yakin bahwa Koperasi Desa Merah Putih adalah langkah strategis dalam mengentaskan kemiskinan. Namun, koperasi ini harus dipersiapkan dengan matang agar bisa bertahan dalam jangka panjang dan meminimalkan potensi masalah. Keanggotaan koperasi juga harus murni berasal dari masyarakat desa setempat, termasuk dalam kepengurusan.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM, berkewajiban menyiapkan SDM yang kompeten agar koperasi ini dapat berjalan dengan baik. DPN PPDI tidak ingin cita-cita besar untuk kesejahteraan masyarakat justru menjadi masalah baru di desa akibat kurangnya persiapan.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Boyolali, Malang, Wonogiri, Semarang, Serang, Lebak Banten, dan Bogor. DPN PPDI optimis bahwa program Koperasi Desa Merah Putih bisa menjadi solusi nyata bagi perekonomian desa dan membebaskan masyarakat dari jerat pinjaman ilegal.

 

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB