Pemerintah Pusat , Provinsi Serta Pemkab Bogor Siap Bongkar Bangunan Ilegal di Tasman Ujung, Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Maret 2025 - 08:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cisarua | Mata Pena News – Pemerintah pusat dan daerah mengambil langkah tegas terhadap alih fungsi lahan di kawasan Tasman Ujung, Kabupaten Bogor, yang memicu bencana banjir dan longsor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, serta Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi, menegaskan bahwa seluruh bangunan ilegal yang berdiri di kawasan resapan air akan segera dibongkar.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami akan mengembalikan fungsi kawasan ini sebagai daerah resapan air,” ujar Bupati Rudy, Jumat (7/3).

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, PKK Jepara Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Desa Banjaran

Data terbaru menunjukkan bahwa 8.000 hektar hutan telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian dan pemukiman. Menteri Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa perubahan ini memperbesar risiko bencana lingkungan jika tidak segera ditangani.

“Kawasan resapan air harus tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Jika dibiarkan, bencana akan terus terjadi,” tegas Hanif.

Sementara itu, Gubernur Dedy Mulyadi memastikan bahwa bangunan yang tidak sesuai aturan akan dibongkar.

Baca Juga:  HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

“Mulai hari ini, kawasan yang dibangun tanpa izin akan dikembalikan menjadi kebun teh hijau yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah juga akan mempercepat program penghijauan dan menindak tegas pihak yang terlibat dalam alih fungsi lahan ilegal. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko bencana dan mengembalikan keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.

Tetap ikuti Mata Pena News untuk perkembangan terbaru!

 

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB