Bupati Bogor Rudy Susmanto Jawab Wali Kota Bekasi Soal Penghijauan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 16:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kabupaten Bogor | Mata Pena News – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menanggapi pernyataan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, yang meminta adanya penghijauan di wilayah hulu, khususnya di Kabupaten Bogor.

Rudy menegaskan bahwa permasalahan bencana alam, termasuk banjir, harus diselesaikan bersama tanpa saling menyalahkan. Ia mengajak Tri Adhianto untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama terkait masalah lingkungan yang berdampak pada kedua daerah.

“Jadi, kalau wilayah lain mengatakan ini banjir kiriman dari Bogor dan lain sebagainya. Mari kita selesaikan secara bersama-sama, Kabupaten Bogor siap,” ujar Rudy di Cibinong, Rabu (5/3/2025).

Baca Juga:  BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Lebih lanjut, Rudy menyoroti pernyataan Tri Adhianto yang menyarankan adanya penghijauan di wilayah Puncak Bogor. Ia meminta agar setiap pihak yang peduli terhadap kondisi hulu turut serta dalam upaya penghijauan, bukan sekadar memberi saran.

“Wilayah lain jangan cuma ngomong. Kalau mau menyelesaikan masalah di hulu, mari kita hijaukan bersama-sama. Kami tidak butuh dana dari mereka, tetapi datanglah ke hulu yang dianggap bermasalah dan bersama-sama kita hijaukan,” tegasnya.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Rudy juga menekankan bahwa penyebab bencana, termasuk banjir, bukan hanya berasal dari Kabupaten Bogor. Menurutnya, banyak bangunan yang berdiri di wilayah hulu justru dimiliki oleh warga dari luar daerah.

“Beberapa bangunan yang berdampak terhadap bencana bukan hanya milik warga Bogor, tapi juga dari luar daerah. Kita pastikan akan menghijaukan Puncak kembali, tetapi mari kita lakukan bersama-sama,” tutupnya.

Dengan pernyataan ini, Rudy menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah dalam mengatasi permasalahan lingkungan, terutama dalam upaya penghijauan dan pencegahan bencana.

 

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB