Kasus pungutan liar (pungli) di Pasar Suryakencana, Kota Bogor, yang berujung pada tindak kekerasan Perlu Di tindak Oleh Kepolisian

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Februari 2025 - 06:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Bogor | Mata Pena News – Pungutan liar (Pungli ) atau pungutan ilegal terjadi di Pasar Kota Bogor khususnya Pasar Suryakencana Kota Bogor yang sampai terjadi tindak Kekerasan

Hingga mengakibatkan Korban Keluarga Ketua Umum Ormas yang berada di kota Bogor pada Sabtu (8/2/2025)

N seorang korban tindak pemerasan dengan kekerasan oleh orang tidak dikenal di Pasar Suryakencana menyampaikan kronologi kejadiannya
“Saat berjualan datanglah 3 orang meminta uang 600k dengan dalih untuk jalur, jelas saya tolak, terjadilah adu mulut dan fisik sehingga saya dikeroyok bertiga ini sangat tidak manusiawi,”jelas N korban

Baca Juga:  POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

“Ayah saya dihantam kepalanya dengan helm dia, ibu saya melerai malahan kena hantam dan jatuh,” tambahnya.

Ibu dan Ayah korban berharap di semua pasar kota Bogor bersih dari Narkoba dan pungli apapun alasannya.

“Kami berharap usut tuntas pelaku kejahatan ini, pasar kota Bogor harus bersih dari Narkoba dan Pungli,” harap orangtua korban selaku Ketua Umum Ormas yang ada di Kota Bogor.

Sementara Sekretaris umum BBR Kota Bogor mengatakan bahwa kejadiannya diambil hikmahnya dengan harapan harus diberantas pungli premanisme di Kota Bogor sampai akar akarnya.

Baca Juga:  Wabup Ibnu Hajar: Terima Kasih Atas Pengabdian AKBP Hadi Kristanto untuk Jepara, Selamat Datang Kapolres Baru AKBP Keris Aji Wibisono

Masih di tempat yang sama Ketua PWRI  Bogor Rohmat Selamat dalam pendampingan korban di Polresta Bogor mengatakan mengutuk keras perbuatan pemerasan dengan tindak kekerasan segera pihak berwajib ambil tindakan tegas jangan sampai ada korban korban lainnya.

Pihak kepolisian harus segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Selain itu, pengawasan ketat dan tindakan preventif terhadap pungli di pasar-pasar Kota Bogor perlu diperkuat.

” Masyarakat pun diharapkan berani melaporkan praktik semacam ini agar tidak semakin merajalela, “pungkas nya

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB