Dukungan terus mengalir kepada salah satu sosok Pemuda Desa yang melangkah untuk Menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 12:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor 😐 Mata Pena News – Julukannya ada Aditya Karya Mahatva Yodha yang artinya Cerdas, Terampil,berbudi luhur, patriot dan pejuang.

Masyarakat umum mengenalnya dengan sebutan Karang Taruna. Sebuah organisasi yang bentuk masyarakat di Kampung Melayu Jakarta pada 26 September 1960 menjadi wadah bagi pemuda dan generasi muda di Desa, Kecamatan dan Kota/Kabupaten dan Provinsi.

Di awal pembentukan Karang Taruna dilatar belakangi oleh banyaknya anak-anak yang menyandang masalah sosial.

Masalah tersebut seperti anak yatim, putus sekolah, mencari nafkah membantu orang tua yang tidak terlepas dari kemiskinan sebagian masyarakat kala itu.

Organisasi yang di bentuk oleh masyarakat di bawah binaan Kementrian Sosial RI tersebut menelurkan tokoh pemuda di daerah yang tampil di ranah birokrat dan politik, seperti di Kabupaten Bogor.

Beberapa nama seperti Egi Gunadi W. (Anggota DPRD Kabupaten Bogor) dan Deni Humaedi (Mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) adalah beberapa nama yang pernah menjadi ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  Bupati Jepara Undang Seluruh Ketua BUMDes se-Kabupaten Jepara di Pendapa Kartini, Gelar Temu Bisnis Bersama Pelaku Usaha Strategis

Adapun Nurhadi, alias Adoy yang mencalonkan sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor sampai saat ini terus mengalir dukungan dari para pengurus karangan taruna dari tingkat desa sampai kecamatan. Sudah 16 kecamatan yang menyatakan harapannya dan dukunganya terhadap Nurhadi alias Adoy.

Adoy bersama dengan rekan dan ide yang di bawanya mengulas betapa pentingnya kontribusi anak muda dalam menjalankan Asta Cita pemerintahan Prabowo – Gibran agar membentuk masa depan yang lebih baik.

” Salah satu misi besar pemerintahan Prabowo-Gibran adalah mencapai Asta Cita Poin Ketujuh, yang menekankan pentingnya memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi serta narkoba, juga pengentasan kemiskinan dan stunting yg menjadi domain atau ranah perjuangan organisasi Karang taruna ” Ujar Adoy, Selasa (10/12/2024).

Sebagai organisasi kepemudaan seperti organisasi serupa lainnya.
Karang Taruna tidak terlepas dari bagian mitra startegis pemerintah menjalankan program pembinaan dan pemberdayaan generasi muda di tingkat daerah. “Fokus kita adalah menangani Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan menciptakan kesejahteraan,” tegasnya.

Baca Juga:  Wabup Ibnu Hajar: Terima Kasih Atas Pengabdian AKBP Hadi Kristanto untuk Jepara, Selamat Datang Kapolres Baru AKBP Keris Aji Wibisono

Lebih lanjut, ia berkomitmen menjaga iklim investasi di Kabupaten Bogor. Adoy menyatakan akan menghentikan praktik-praktik negatif, seperti pemalakan terhadap pedagang dan perusahaan. Ia juga berencana menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, dan Satgas Saber Pungli.

 

“Kami akan membuat MoU dan membangun kemitraan dengan semua stakeholder. Tidak ada lagi Karang Taruna yang mencoreng nama baik organisasi. Kita harus menjadi pelopor perubahan,” tegas Nurhadi alias Adoy

“Kita akan buktikan bahwa Karang Taruna solid dan siap bersinergi dengan pemerintah daerah,” katanya optimis.

Harapan kami Kabupaten Bogor dengan luas Wilayah terbesar di Indonesia bisa menjadi contoh dengan adanya jarak yg terlalu luas tidak akan yang ada lagi namanya masyarakat yang tidak tersentuh oleh pemerintah atau tidak di perhatikan oleh pemerintah daerah. Karang taruna kabupaten Bogor siap berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB