Maraknya Cyber bullying di Media Social

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 September 2024 - 07:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mata Pena News – Cyber bullying adalah tindakan agresif yang sengaja dilakukan untuk melukai seseorang di dunia Maya.

Pelaku Cyber bullying yang semakin meningkat karena anonimitor dalam interaksi di dunia Maya. Tidak seperti bullying di dunia nyata

Oknum Pelaku Cyber bullying bisa menyembunyikan identitas aslinya

Kasus cyber bully online atau Cyber bullying adalah penindasan yang dilakukan secara berulang-ulang melalui media elektronik dengan cara menyebarkan data pribadi korban

Menyebar kebohongan dan memfitnah korbannya, mengirim pesan yang tidak baik, mengucilkan seseorang dalam lingkup pertemanan online, membuat dan mengunggah content untuk mempermalukan korban dan lain sebagainya
Seperti kisah yang di alami salah satu Karyawati sebut saja Mba Z
Berikut Kisahnya :
Mba z seorang karyawati sebuah instansi yang juga aktif dalam group pertemanan antara negara, bercerita bahwa dirinya mengalami cyber bullying oleh sekelompok orang didalam group tersebut.

Mereka seperti sekelompok orang yang mungkin punya kesamaan sifat buruk dan penyakit hati (iri, dengki) terhadap orang lain.

Berawal dari postingan yang dibagikan dalam group tersebut, salah seorang dari kelompok cyber bullying memberikan komentar yang kemudian dijawab oleh mba Z tapi jawaban ini ternyata tidak memuaskan si pembuly dan mencoba memperdebatkan postingan mba Z

Tentang penggunaan aplikasi atau filter yang marak digunakan sekarang ini

Sebenarnya ini persoalan sepele tapi karena mereka memang bertujuan untuk mencari masalah dengan saya (kata mba inisial Z ),

Akhirnya saya dibully dengan cara mereka mencari data real saya di media sosial seperti Instagram
karena akun Facebook saya terkunci dan mereka tidak bisa mencuri data dari akun Facebook saya,”kata mba Z.
Dimana di akun Instagram saya dimana mereka mengambil salah satu foto kakak yang digunakan untuk membully saya.

Baca Juga:  Bupati Jepara Undang Seluruh Ketua BUMDes se-Kabupaten Jepara di Pendapa Kartini, Gelar Temu Bisnis Bersama Pelaku Usaha Strategis

“Selain itu ada foto orang lain entah dari mana mereka ambil dan disebarkan dengan mengatakan itu gambar asli saya,”ucap Mba z

“Selanjutnya Mereka menyebar fitnah dengan mengatakan saya sudah berkeluarga dengan tiga orang ana,” lanjut nya
Dimana data yang mereka dapatkan sangat tidak valid.
Menurut Z sebelumnya sudah banyak orang yang mereka bully di dalam group -group kecil itu, bahkan ada yang kabarnya sudah melapor ke kepolisian

Karena tindakan cyber bullying ini sangat mengganggu korbannya. Tapi sampai berita ini dirilis panggilan terhadap kelompok cyber bullying itu belum pernah ada.

“Apakah laporan masih didalam tumpukan antrian kasus, saya kurang paham juga,”tukas Z.
Di mana Para pelaku cyber bullying banyak menggunakan akun-akun palsu untuk menutupi identitas pribadi mereka

Karena itu mereka sangat berani membully korbannya, dan sengaja ingin membuat orang lain takut pada kelompok mereka

Group pertemanan ini terdiri dari member orang Indonesia dan Pakistan dan juga ada group yang kelompok cyber bullying kuasai yaitu group Fans Turkey, Indonesia, Philipina yang merupakan basecamp kelompok cyber bullying ini.

Tidak hanya Z,tepi juga kejadian ini di alami oleh inisial N, dan inisial IS,sebut saja, yang telah menjadi korban kelompok cyber bullying ini

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Mereka semua tidak bisa berbuat banyak karena mereka dikeroyok oleh kelompok cyber bullying dengan banyak akun palsu untuk menghujat, menghina, menertawakan tak jarang para cyber bullying mengeluarkan kalimat kasar pada korbannya

Untuk membuat korbannya takut dan tak berdaya.

Kelompok ini tentunya meresahkan member komunita group yang sedang mencari pertemanan dan persahabatan di dunia Maya.

Pada umumnya member group persahabatan antara negara ini adalah wanita Indonesia yang bekerja atau pernah menjadi tenaga kerja wanita Indonesia di luar negeri

Kejahatan kelompok cyber bullying yang terjadi dalam komunitas group -group kecil seperti group Fans Turkey, Arab,, Pakistan, India, Korea & Western sudah sering terjadi dan jika hal ini dibiarkan akan sangat mengganggu kenyamanan pengguna sosial media yang ingin menjalin persahabatan yang baik.

Beberapa alasan yang mendorong seseorang melakukan cyber bullying bisa disebabkan hal-hal berikut ini; gangguan mental, mereka pernah sebagai korban Bullying, Terjadinya konflik, ingin menjadi pelaku bullying

Dan bisa disebabkan merasa kesepian dan terisolasi.

Orang-orang yang memiliki ciri-ciri kepribadian dark tetred terdiri dari narsisme, sadisme, psikopat dan machiavelliarisme (kepribadian yang manipulatif) lebih berisiko melakukan cyber bullying, karena orang-orang yang memiliki kepribadian tersebut memiliki kecenderungan untuk mengancam dan menyakiti orang lainUntuk meningkatkan rasa superioritasnya.

Dan berharap pihak yang berwenang atau (APH) agar lebih sigap dan lebih serius menangani saat menerima laporan dari korban cyber bullying agar kelompok cyber bullying ini tidak merajalela bebas di dunia Maya(Red)***

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB