Polsek Citeureup Cek Lokasi TKP Dan Lakukan Evakuasi Bersama Instansi Terkait Adanya Laporan Warga Masyarakat Yang Meninggal Mendadak di Pinggir Jalan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Pena News -Seorang warga ditemukan meninggal mendadak di bahu Jalan Langbau, Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor

Pada Rabu pagi 17 Juli 2024. Kejadian ini menarik perhatian warga sekitar dan pihak berwenang yang segera tiba di lokasi TKP untuk Olah TKP dan evakuasi Jasad tersebut.

Kapolsek Citeureup Kompol Victor G Hanomang,SH,.MH menjelaskan bahwa Menurut laporan dari Bapak Andi Paulani, karyawan PT Cemani Toka, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08:45 WIB

Dimana Korban, yang diidentifikasi sebagai Sudarmaji (60), ditemukan oleh saksi mata bernama Syahid, seorang sopir ojol yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Syahid menjelaskan, “Saya melihat korban berhenti di bahu jalan dan tampak kesakitan sambil memegang kepala. Tiba-tiba, dia terjatuh ke selokan pinggir jalan.”ucapnya

Baca Juga:  BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Syahid kemudian bergegas membantu korban dan meminta pertolongan kepada pihak pengamanan PT Cemani Toka serta pengguna jalan lainnya.

Namun, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa saat diangkat dari selokan.

Babinsa dan Babinkamtibmas, bersama anggota Polsek Citeureup, segera tiba di tempat kejadian untuk melakukan penanganan cepat.

Mereka mendatangi TKP dan mengamankan lokasi, berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi, membantu mengangkat korban dari selokan,

Serta menginformasikan kejadian ini kepada pihak keluarga korban. Jenazah Sudarmaji telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman lebih lanjut.

Sudarmaji, yang lahir di Madiun pada 4 Juni 1964, berusia 60 tahun dan tinggal di Griya Bukit Jaya Blok C8/24, Kelurahan Telajung Udik, Kecamatan Gunung Putri.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Kejadian ini mengakibatkan satu korban jiwa, dan pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan situasi serupa.

Dengan langkah cepat dari Babinsa, Babinkamtibmas, dan Polsek Citeureup, penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan ketenangan bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar.

Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban

Sampai berita ini diturunkan jenazah korban sudah dalam penanganan medis pihak RS dan sudah dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga.

Sumber : Humas Polres Bogor

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB