RSUD Leuwiliang Berkomitmen Beri Pelayanan Prima Peserta JKN Tanpa Diskriminasi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 September 2022 - 16:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter :Irawan

Leuwiliang ,Kab.Bogor | MATAPENANEWS.com-
Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Leuwiliang meraih prestasi pada kategori video rumah sakit dengan pelayanan prima di tingkat nasional, yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam rangka HUT BPJS Kesehatan ke-54. Penghargaan langsung diserahkan BPJS Kesehatan Cabang Cibinong, di RSUD Leuwiliang,Minggu (18/9/2022)

Untuk diketahui, RSUD Leuwiliang sebagai salah satu mitra BPJS Kesehatan yang melayani sebagian besar peserta JKN, mendapat prestasi dalam kategori video rumah sakit pelayanan prima. Memperkenalkan slogan dalam tema video “ayo gunakan BPJS, jangan takut didiskriminasi, pasti dilayani,” ini memenangkan juara dua nasional mewakili rumah sakit di Kabupaten Bogor.Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bogor melalui RSUD Leuwiliang berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang prima tanpa diskriminasi. Hal ini terekam dalam video, yang dianggap membawa prestasi dalam kategori lomba nasional. Dinilai memiliki konten yang natural, ide dari tim kreatif rumah sakit membuat suasana sealami mungkin sesuai kondisi pelayanan di rumah sakit.

Baca Juga:  POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Direktur RSUD Leuwiliang, Vitrie Winastri mengungkapkan, testimoni spontan dari pasien menjadi kunci sekaligus tantangan untuk terus memberikan pelayanan prima. Ini merupakan prestasi RSUD Leuwiliang yang menjadi poin tambahan dalam citra pelayanan di rumah sakit, hal ini dijadikan motivasi para pemberi layanan agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Standar pelayanan kesehatan kami salah satunya adalah kepuasan peserta, bukan hanya target angka tapi kepuasan peserta menjadi hal yang sangat penting. Terlebih lagi sekarang pada era digital di mana efisiensi waktu dan efektivitas pelayanan mempengaruhi kepuasan pasien,” ujar Vitrie.

Vitrie menambahkan, apresiasi diberikan kepada fasilitas kesehatan demi memberikan pengakuan dan penghargaan atas prestasi upaya fasilitas kesehatan memberikan pelayanan prima kepada peserta JKN. Hal ini dapat sebagai bentuk dorongan pemberi pelayanan dan tenaga medis untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

“RSUD Leuwiliang menjadikan penghargaan ini sebagai tantangan, agar terus meningkatkan mutu layanan, dan memberikan pelayanan sepenuh hati tanpa diskriminasi,” tambah Vitrie.

Baca Juga:  Beauty World Executive Clinic Growth Summit 2026 Dorong Klinik Aesthetic Indonesia Naik Level: Dari Clinical Excellence hingga AI-Powered Growth

Selanjutnya Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cibinong, Ondrio Nas mengungkapkan, Alhamdulillah kami sangat apresiasi dan bangga RSUD Leuwiliang menjadi perwakilan rumah sakit di wilayah Kabupaten Bogor yang dapat berkibar di acara nasional.

“Media publikasi saat ini menjadi hal utama menyampaikan program dan layanan pada masyarakat, harapannya bukan hanya saat terekam kamera melainkan diikuti juga dengan peningkatan mutu layanan kepada peserta JKN,” ungkap Onrio.

Onrio menerangkan, penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia tidak lepas dari peran penting fasilitas kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang langsung memberikan layanan kepada masyarakat, tentu harus diikuti dengan layanan yang berkualitas sepenuh hati.

“BPJS Kesehatan terus mendorong fasilitas kesehatan untuk berkomitmen meningkatkan mutu layanan sesuai indikator pelayanan kesehatan. Prestasi yang diraih RSUD Leuwiliang dapat dijadikan acuan motivasi, menggali ide kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan mutu layanan,” terang Ondrio Nas. (Hms/Red)

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB