Dugaan Penipuan yang Melibatkan “Ajudan AR” Korban Mendatangi Rumah Wakil Walikota Medan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 Februari 2022 - 18:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter: Rudi Hartono

Medan | Gerbang Indonesia – Seorang warga Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, mendatangi kediaman Wakil Walikota Medan seputaran Titi Papan untuk mengkonfirmasi persoalan penipuan yang dialaminya pada hari Jum’at (11/2/22) kemarin.

Kasus ini bermula dari penawaran barang sitaan lelangan yang diadakan pihak “BC” yang menangani hal yang demikian. Seorang lelaki inisial HT yang mengaku sebagai “Ajudan AU” menelpon tersangka menawarkan beberapa produk sitaan yang dilelang. Sebelumnya korban sudah sering berkomunikasi dengan HT yang beralamat di daerah Titi Kuning dan berkediaman di KM 15 Diski, Jalan Binjai Deli Serdang. Sedangkan HT juga terdaftar sebagai kader partai G di PAC Medan Deli.

Dari bujukan HT, TS (korban) merasa yakin, apalagi harga yang ditawarkan sangat miring dari harga pasaran. Bahkan untung berlipat-lipat. Selanjutnya HT kembali membujuk TS, seolah-olah ada konsumen yang ingin membeli, lalu karena HT tidak ada modal, hal ini ditawarkan kepada TS untuk membeli pesanan konsumen lalu menjualnya dengan harga tinggi.

Baca Juga:  POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

TS selama ini percaya mengingat korban sering berkomunikasi via telpon walau tidak pernah berjumpa. Sampai akhirnya korban terperdaya dengan mentransfer hingga 87 juta rupiah untuk pembelian barang fiktif tersebut.

Setelah ditunggu seharian, barang yang dipesan via telpon dan aplikasi WhatsApp hanyalah prank semata. Merasa tertipu, Sabtu (12/2/22) pagi, setelah dari kemarin nomor hp dan wa korban di blokir terduga HT. Akhirnya korban mendatangi kediaman Wawa karena info terakhir diterima korban bahwasanya HT merupakan ajudan AR, orang nomor 2 di Kota ini.

Kedatangan TS beserta 2 anaknya dalam hal ingin menjumpai HT, sayangnya keberadaan korban tidak ditempat. Laporan korban ditanggapi fungsionaris Partai G dengan mencari keberadaan HT. Setelah sampai siang hari, korban telah berjumpa dengan HT, tetapi HT membantah semua kecurigaan Korban.

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, PKK Jepara Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Desa Banjaran

Akhirnya TS dan kedua anaknya pulang dengan tangan hampa tanpa ada pertanggungjawaban kehilangan 87 juta dari HT. Menurut keterangan korban, bahwasanya istri HT menjelaskan bahwa rumah tangga mereka dalam keadaan tidak baik. Berhubung HT sudah jarang pulang dan banyak bermasalah dengan orang lain yang ajab kali datang ke rumah HT yang di Diski.

Sampai hal ini diberitakan, korban berencana melaporkan kasus penipuan ini ke pihak kepolisian dengan bukti foto barang yang di lelang serta tanda bukti transfer ke seseorang Thionghoa yang menerimanya. (RHO)

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB