3.000 Personel Gabungan Siap Antisipasi Bencana Di Kabupaten Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 15:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cibinong | Mata Pena News — Sebanyak 3.000 personel gabungan dikerahkan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kabupaten Bogor memasuki musim penghujan. Tingginya tingkat kerawanan bencana membuat langkah antisipatif ini menjadi prioritas pemerintah daerah.

Apel kesiapsiagaan digelar di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Rabu (5/11). Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama unsur Forkopimda memimpin langsung pengecekan personel. Kekuatan gabungan tersebut melibatkan jajaran Pemkab Bogor, TNI, Polri, serta relawan masyarakat.

Acara turut dihadiri Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Dandim 0621, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Danlanud ATS, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, dan pejabat terkait lainnya.

Bupati Apresiasi Sinergi Lintas Sektor
Bupati Rudy menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto beserta seluruh unsur yang terlibat atas terselenggaranya apel siaga bencana tersebut.
“Ini bukti sinergi antara pemerintah, aparat, dan seluruh unsur masyarakat dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana,” ujar Rudy.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Ia menekankan pentingnya meningkatkan kepedulian, kewaspadaan, serta komitmen bersama dalam mitigasi bencana demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang tangguh, aman, dan nyaman.

Cuaca Ekstrem Tingkatkan Potensi Bencana
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan curah hujan yang meningkat dan kondisi cuaca ekstrem telah memicu sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah.

“Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang sangat luas dengan penduduk lebih dari lima juta jiwa. Karena itu, keterlibatan semua unsur menjadi sangat penting,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah membangun posko tanggap bencana di setiap Polres dan Polsek yang terhubung langsung dengan posko pusat tingkat kabupaten. Mekanisme ini diharapkan dapat mempercepat respons ketika terjadi bencana.

Mitigasi Berbasis Alam dan Penguatan Koordinasi
AKBP Wikha menambahkan bahwa mitigasi tidak hanya berkutat pada penanganan darurat, tetapi juga pada pelestarian lingkungan. Ia mencontohkan keberadaan kawasan hutan organik di Megamendung yang terbukti berperan sebagai solusi alami dalam mencegah bencana.

Baca Juga:  BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki potensi bencana seperti longsor, banjir, hingga pergerakan tanah. Bahkan wilayah perkotaan pun tak luput dari ancaman banjir akibat curah hujan tinggi.

Untuk memperkuat koordinasi, Pemkab Bogor menghadirkan unsur Forum Koordinasi Penanggulangan Bencana (FKPB) yang melibatkan seluruh stakeholder terkait.
Sebagai upaya meningkatkan identifikasi dan koordinasi di lapangan, Polres Bogor juga akan mendistribusikan rompi khusus relawan tanggap bencana.

“Dengan rompi ini, koordinasi di lapangan akan lebih mudah dan masyarakat bisa lebih aktif terlibat dalam upaya tanggap bencana,” ujar Kapolres***

Rudy

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB