close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Jajakan pertama kali di Gunung Ciremai, Ini Adalah Kali Pertama Pendakian Dengan Trek Tersulit.

  Majalengka | matapenanews - Setiap orang memang pada dasarnya...

Peran Perempuan Dalam Pesta Demokrasi 2024, Yuliawati S. Pd . Maju sebagai Bacaleg DPRD Kota Medan Dapil 2 (Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Belawan)”

  Reporter : Joko Kota Medan | matapenanews.com - Indonesia merupakan salah...

Terkait Masjid Agung kota Bogor, PWRI Bogor Raya Audiensi Dengan Ketua DPRD Kota Bogor

Reporter: Rudi Kota Bogor | matapenanews.com - Audiensi antara PWRI ...

Vaksinasi Masih Berlanjut, dr. Andi: “Masyarakat Belum Sepenuhnya Sadar”

Reporter: Rudi Hartono

Medan | Gerbang Indonesia – Kegiatan vaksin awal tahun 2022 masih terus berlangsung. Kegiatan vaksinisasi ini kelak berakhir di bulan April 2022. Senin pagi (3/1/22), UPT Puskesmas Rengas Pulau, Medan Marelan, Kota Medan masih menyediakan vaksinasi gratis untuk masyarakat luas.

Sebelumnya (tahun 2021) persyaratan untuk pendaftaran peserta melalui pendataan dari kepala lingkungan dan diteruskan ke puskesmas untuk dijadwalkan nama dan hari vaksinnya. Di awal bulan Desember tahun lalu sudah mulai dipermudah pendaftaran peserta vaksin.

“Sejak sebulan lalu, puskesmas Rengas Pulau telah membebaskan siapa saja masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin boleh mendatangi puskesmas, tidak harus warga lokal, asalkan berwarga negara Indonesia diperbolehkan asal kelengkapan persyaratan dipenuhi”, ujar dr. Andi Syahputra Nasution menjelaskan.

Baca juga:  Babinsa Koramil 03/Idanogawo dan Babinkamtibmas Polsek Idanogawo Monitoring Vaksinasi di SDN 076694 Hiliweto Gela Kec. Ulogawo

Kepala UPT Puskesmas Rengas Pulau ini juga menjelaskan bahwa peserta vaksin I yang berasal dari luar lingkungan atau luar daerah diperbolehkan mendapatkan vaksin II di puskesmas ini.

“Vaksin yang tersedia sekarang ini berjenis Sinovac dan Pfizer. Ketersediaan vaksin Sinovac 150 pcs dan Pfizer 150 pcs. Vaksinasi hari ini untuk I dan II”, ujar dr Risma menjawab pertanyaan awak media.

Di bulan Desember lalu, stok vaksin jenis Pfizer mengalami kelangkaan khususnya di Puskesmas Rengas Pulau, menurut dr Risma kelangkaan Pfizer lebih disebabkan lambatnya pengiriman dari pusat ke dinas kesehatan.

Tampak warga yang vaksin tidak seperti tahun lalu. Antusias warga mulai berkurang. Sampai jam 11.00 wib, yang sudah di vaksin masih 130 orang.

Bidan Elizabeth, S.Keb. menuturkan, “Semakin sedikitnya masyarakat yang vaksin disebabkan beberapa hal. Banyaknya vaksinasi massal yang diadakan oleh beberapa instansi baik dari kepolisian, ABRI dan pihak swasta, ikut menyusutkan masyarakat yang vaksin. Kedua karena jenis vaksin yang I dan lanjutan vaksin kedua tidak tersedia sehingga peserta membatalkan vaksin kedua”, ujarnya.

Baca juga:  Pimpinan Ponpes Raudatul Islamiyah Simatahari Adakan Giat Vaksin Tahap II Bagi 451 Santri/Santriah

Salim (45), warga Marelan pendapat lain, “warga masih ada yang takut untuk vaksin apalagi baru-baru ini adanya anak SD yang meninggal setelah di vaksin. Apalagi vaksin yang dilakukan tidak ada jaminan bebas virus Covid-19. Hal ini tampak pada saat kita bepergian masih diharuskan swab dan PCR”, katanya.

Walaupun vaksinasi tahun lalu sangat gencar dilakukan, menurut keterangan beberapa Kepling yang berada di Kecamatan Medan Marelan, kesadaran bervaksin masyarakat tidak seperti yang diharapkan. “Warga saya yang tidak mau vaksin ada sekitar 35% lagi yang belum vaksin dari 2 ribuan warga yang mendiami lingkungan saya, ujar Putra, Kepling 8 Rengas Pulau. Hal ini diamini oleh beberapa Kepling lainnya yang berada di puskesmas merujuk warga lingkungannya masing-masing.

Baca juga:  SDN 126 Gunung Baringin Sosialisasikan Vaksin Covid 19 untuk Anak

dr Andi menanggapi hal tersebut berujar,” Kesadaran masyarakat belum sepenuhnya memahami betapa vaksinasi sangat dibutuhkan untuk mencegah Pandemi Covid-19, apalagi untuk urusan administrasi dan lainnya mewajibkan surat vaksin untuk dilayani dalam urusan sehari-hari menyangkut layanan umum di pemerintahan. Selain itu adanya varian Omicron dan sudah terpapar warga asal Medan, ikut menambah kekhawatiran wabah ini akan merebak pula. Kami tetap menghimbau dan menyarankan warga untuk bervaksin melalui kepala lingkungan masing-masing”, pungkasnya mengakhiri pembicaraan. (RHO)

Latest

Jajakan pertama kali di Gunung Ciremai, Ini Adalah Kali Pertama Pendakian Dengan Trek Tersulit.

  Majalengka | matapenanews - Setiap orang memang pada dasarnya...

Peran Perempuan Dalam Pesta Demokrasi 2024, Yuliawati S. Pd . Maju sebagai Bacaleg DPRD Kota Medan Dapil 2 (Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Belawan)”

  Reporter : Joko Kota Medan | matapenanews.com - Indonesia merupakan salah...

Terkait Masjid Agung kota Bogor, PWRI Bogor Raya Audiensi Dengan Ketua DPRD Kota Bogor

Reporter: Rudi Kota Bogor | matapenanews.com - Audiensi antara PWRI ...

Pemdes Bancar Antar Salah Satu ODGJ Ke Pustu Jiwa Paringan

Ponorogo | matapenanews.com - Pemerintah Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo,...

Newsletter

Don't miss

Jajakan pertama kali di Gunung Ciremai, Ini Adalah Kali Pertama Pendakian Dengan Trek Tersulit.

  Majalengka | matapenanews - Setiap orang memang pada dasarnya...

Peran Perempuan Dalam Pesta Demokrasi 2024, Yuliawati S. Pd . Maju sebagai Bacaleg DPRD Kota Medan Dapil 2 (Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Belawan)”

  Reporter : Joko Kota Medan | matapenanews.com - Indonesia merupakan salah...

Terkait Masjid Agung kota Bogor, PWRI Bogor Raya Audiensi Dengan Ketua DPRD Kota Bogor

Reporter: Rudi Kota Bogor | matapenanews.com - Audiensi antara PWRI ...

Pemdes Bancar Antar Salah Satu ODGJ Ke Pustu Jiwa Paringan

Ponorogo | matapenanews.com - Pemerintah Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo,...

Ketua DPC PWRI Bogor Raya Tanggapi Passivenya Respon DLH Kab Bogor Tanggapi Surat Konfirmasi

Kab Bogor | matapenanews.com - Keluarnya LHP (Laporan Hasil...

Jajakan pertama kali di Gunung Ciremai, Ini Adalah Kali Pertama Pendakian Dengan Trek Tersulit.

  Majalengka | matapenanews - Setiap orang memang pada dasarnya memiliki ragam keunikan terkhususnya dalam kesukaan akan sesuatu, entah kesukaan akan pendakian gunung seperti yang...

Peran Perempuan Dalam Pesta Demokrasi 2024, Yuliawati S. Pd . Maju sebagai Bacaleg DPRD Kota Medan Dapil 2 (Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Belawan)”

  Reporter : Joko Kota Medan | matapenanews.com - Indonesia merupakan salah satu negara yang menganut sistim Demokrasi, yaitu Sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari Rakyat, oleh Rakyat...

Terkait Masjid Agung kota Bogor, PWRI Bogor Raya Audiensi Dengan Ketua DPRD Kota Bogor

Reporter: Rudi Kota Bogor | matapenanews.com - Audiensi antara PWRI  Bogor  dengan pimpinan DPRD Kota Bogor di Ruang Rapat Kantor DPRD Kota Bogor Jl.Pemuda No...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini