close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Polsek Jonggol Berantas Aksi Pungli dan Premanisme Jalanan

Reporter : Rudi   Bogor | matapenanews.com- Polres Bogor - Polsek...

Pertamina NRE Ajak Mahasiswa Universitas Pertamina Kuasai Kompetensi Green Skills

Reporter : Irawan Jakarta | matapenanews.com- Bagi calon mahasiswa yang...

Polsek Cileungsi Lakukan Cek Dan Olah TKP Terkait Adanya Temu Mayat Diketahui Berjenis Kelamin Laki – Laki

Reporter : Rudi Bogor | matapenanews.com- Polres Bogor - Selasa...

Mafia Tanah Masih Mengakar “Usut Tuntas Tegakan Keadilan Hukum”

Jakarta | matapenanews.com – Berawal dari pengaduan warga ke tim Juri (Jurnalistik Reformasi Indonesia) terkait tanah yang ada di wilayah Perumahan Taman Duren Sawit, Duren Sawit Jakarta Timur seluas kurang lebih 19 hektar yang di bangun perumahan, dan yang menjadi obyek permasalahan
hukum seluas 2000 M2 yang sampai dengan saat ini masih menjadi masalah sengketa yang rumit,(14/12/22).

Saksi hidup dari seorang warga berinisial,TB pada tahun 1990 PT.Altan Karsa Prisma membebaskan lahan tersebut untuk di buat perumahan seluas 19 Ha, dan di uruslah surat surat yang berhubungan dengan tanah tersebut akhirnya pada tahun 1992 telah terbit Sertifikat, (Sertifikat Induk).

Dan sebelumnya ada pemekaran wilayah Jakarta pada tahun 1976 Jabodetabek sebagian masuk Jakarta dan sebagian masuk Kabupaten Bekasi waktu itu, terus kenapa BPN Kabupaten Bekasi yang telah menerbitkan sertifikat tahun1988, dan dari BPN Kabupaten Bekasi tidak melapor ke BPN Jakarta Timur ? bahwa didaerah tersebut sudah ada terbit sertipikat, dan pemilik nyapun mendaftarkan ulang hak nya.

Selanjutnya PT. Altan Karsa Prisma juga sudah mengurus surat surat kelengkapan untuk pembangunan perumahan itu, dan membayar uang pemasukan untuk negara juga mana tanggung jawab nya pemerintah dalam hal ini termasuk dari Pemda DKI BPN dan dari dinas dinas terkait,
ungkap salah satu warga dengan nada kesal.
“Lanjut cerita pada akhirnya manajemen PT.Altan Karsa Prisma di bangunlah perumahan dan sudah terjual dari tahun 1994 sampai 1995 habis terjual semua. Pada Desember tahun 1995 datang orang yang mengakui atas nama Muhamad (Almarhum), bahwa sebagian tanah kurang lebih 2000 M2 miliknya juga sudah di bangun oleh PT.Altan Karsa Prisma, dan pada waktu itu saudara Muhamad (Almarhum) membawa bukti sertifikat hak milik (SHM) dahulu masih ikut wilayah Kabupaten Bekasi sebelum ada pemekaran dengan luas tanah yang tercatat 3.888 M2, dan saudara Muhamad meminta ganti rugi ke PT.Altan Karsa Prisma dengan harga yang terlalu tinggi, padahal pada waktu itu tanah tersebut masih berbentuk rawa, karena permintaan dari saudara Muhamad terlalu besar maka dari pihak PT.Altan Karsa Prisma tidak menanggapinya, sedangkan dari pihak PT.Altan Karsa Prisma juga mempunyai bukti kepemilikan tanah tersebut yang telah di terbitkan oleh BPN Jakarta Timur tahun 1992.

Baca juga:  Polisi Tak Pernah Ada Pembiaran Terkait Kasus yang Ditangani

Dan Muhamad juga mempunyai bukti sertifikat tanah tersebut terbit pada tahun1988, karena kedua belah pihak tidak menemukan perdamaian, maka selanjutnya Muhamad (Almarhum) melakukan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dan pada waktu itu tahun 1996 gugatan yang di ajukan Muhamad di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dinyatakan menang, lanjutnya .

Pada tahun 1998 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan untuk mengeksekusi lahan yang lagi dalam sengketa tapi petugas Eksekusi dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di tentang oleh PT.Altan Karsa Prisma akhirnya Eksekusi tidak jadi di laksanakan. Dan Perkara dinyatakan inkrah tahun 2006, dengan demikian tidak mungkin ada proses eksekusi sebelum inkrah)

Pada tahun 2000 muncul ahli waris dari Muhamad dua anak perempuan yang masih di bawah umur, tapi di dalam surat keterangan waris tercatat ada 7 orang sebagai ahli waris dari Muhamad.

Berjalannya waktu sampai dengan tahun 2021 permasalahan hukum berhenti, tapi pada tanggal 7 September 2022 perkara dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah di limpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, untuk di lanjutkan kembali Eksekusi lahan yang jadi obyek permasalahan dan lagi lagi di gagalkan oleh warga karena lahan tersebut sudah menjadi milik banyak warga, karena warga pun sudah punya SHM sudah bisa di perjual belikan atau di pindah tangankan, sedangkan lahan tersebut masih dalam sengketa antara PT.Altan dengan Ahli waris Muhamad.

Tim Juri juga mencari tahu dengan permasalahan sengketa tanah tersebut ada kejanggalan kenapa yang di gugat hanya PT.Altan seharusnya dinas terkait seperti BPN dan yang menerbitkan sertifikat juga harus turut serta untuk di gugat, akhirnya tim dari Juri juga melakukan komfirmasi termasuk ke BPN .

Tim dari Juri untuk sebagai tim yang independen akan selalu mengawasi kinerja permasalahan hukum yang menjadi sengketa, ujar H.Lukman Hakim, Ketua Umum Juri .

“Warga pun mengadu bukan hanya ke Juri tapi mengadu juga ke lembaga lain seperti Lembaga Investigasi dan Pengawasan Aset Negara Republik Indonesia (Lipan RI) yang berkolaborasi bersama LAMTI (Lembaga Anti Mafia Tanah Indonesia) serta di dukung Anggota Komisi II DPR RI menerima pengaduan masyarakat tentang Permohonan Perlindungan Hukum atas sengketa kepemilikan Tanah dan bangunan dari 14 orang penghuni di Perumahan Taman Duren Sawit. Berawal dari Sengketa Lahan antara pengembang PT. ALTAN KARSAPRISMA dengan pemilik lahan terdahulu (Alm. Muhammad) yang tidak terselesaikan sehingga penghuni yang telah memiliki Sertifikat Hak Milik akan dieksekusi pengosongan oleh
Pengadilan Negeri. Setelah mendapat aduan selanjutnya dilaksanakan Konferensi Pers di Kantor DPN LIPAN RI Jalan Proklamasi no 44 Jakarta pusat, pada Kamis (15/12/2022).

Baca juga:  Tak Ada Pembertahuan Sidang, Kuasa Hukum Pertanyakan Administrasi Tertib di PN Cibinong

Dalam Konfrensi Pers tersebut Anggota Komisi II DPR RI Dian Istiqomah, S.Kep. , Ketua LIPAN RI Harun Prayitno, SE., SH. , Ketua Umum Lembaga Anti Mafia Tanah Indonesia (LAMTI) Graziano Pattiasina, Sekjen Lipan RI M. Nur Ridwan, SH. , dan Bendahara Umum LAMTI Ny. Ratu.

Kasus Sengketa, Antara Alm. Muhammad (pemilik lahan asal perumahan) dengan Pengembang PT. Altan Karsaprisma dari tahun 1995 hingga putusan PK tahun 2006 telah dimenangkan Alm. Muhammad.
Dalam menyikapi permasalahan sengketa tanah tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Dian Istiqomah, S.Kep yang selalu gencar turun ke lapangan membantu dan memediasi berbagai sengketa pertanahan menegaskan bahwa sebenarnya permasalahan ini seharusnya bisa diselesaikan secara musyawarah mufakat jika hal ini dari awal diteliti dengan baik oleh para pihak pengadilan hal ini tidak akan terjadi,ucapnya .

Menyikapi hal ini Dian menyampaikan kepada awak media untuk tahap selanjutnya, ia akan menyurati berbagai instansi dan institusi diantaranya, Ketua Mahkamah Agung RI, Kementerian
ATR BPN, Ketua Pengadilan DKI, Kapolres Jakarta Timur.

Penasehat Hukum 2 Kubu Ahli Waris serta Pengurus PT Altan. Hal ini dilakukan untuk mencari solusi yang terbaik di kemudian hari bagi para pihak sehingga proses ekseskusi yang akan dilaksanakan tidak perlu terjadi. Dian Istiqomah menegaskan kepada Pemerintah dalam hal ini Kajati untuk menetapkan status quo sampai dengan proses mediasi antara PT ALTAN dan AHLI WARIS sebenarnya selesai.

Lebih lanjut Dian menyampaikan, harapannya kepada PT Altan, dapat menyelesaikan kewajibannya kepada ahli waris Muhammad sepanjang terbukti yang menuntut itu adalah ahli waris yang sebenarnya, namun jika tidak terbukti yang menuntut itu bukan ahli warisnya maka demi hukum semua perlu dipertimbangkan Kembali walaupun keputusannya itu sudah Inkrah.

Di Tempat yang sama Politisi Fraksi PAN Dian Istiqomah mengungkapkan keprihatinannya terhadap penyelesaian sengketa pertanahan yang justru semakin bertambah. Bahkan, ironisnya diduga ada keterlibatan oknum-oknum aparat penegak hukum yang berpihak pada badan usaha dan perusahaan besar saat eksekusi, yang mengakibatkan masyarakat semakin kejepit, sehingga tidak bisa menikmati apa yang jadi tujuan dari kebijakan Pemerintah yaitu agar tanah ini bisa menciptakan daya kesejahteraan ekonomi bagi rakyat.

Baca juga:  LSM Jakor Ogan Ilir Surati Kades Tanjung Harapan, Diduga Jalan Cor Beton Ala "Sagon" 

Sementara itu, Ketua Lembaga Investigasi Dan Pengawasan Aset Negara Republik Indonesia (Lipan RI) Harun Prayitno, SE., SH menegaskan Tim Satgas Independen Anti Mafia Tanah Naungan Lembaga investigasi dan pengawasan aset negara Republik Indonesia akan terus mendampingi dan mengawal pengaduan masyarakat dari 14 penghuni di Perumahan Taman Duren Sawit tersebut.
Demi memenuhi rasa keadilan atas haknya serta kenyamanan huniannya tersebut, Lipan RI mempunyai Tangung jawab moral kepada masyarakat yang mengadukan masalahnya dan siap membantu agar 14 penghuni rumah tersebut Kembali dapat memiliki hak nya dan proses ini
berjalan dengan putusan yang seadil adilnya.

Untuk Proses mediasi antara warga, ahli waris dan PT Altan sedang berjalan, diperlukan waktu yang cukup untuk bisa mencapai hasil yang adil, permanen dan berkekuatan hukum tetap.
Namun ditengah tengah proses mediasi kami mendapat kabar adanya rakor untuk melakulan eksekusi yang kami tidak tahu kapan pelaksanaannya.

Penghuni adalah pihak ketiga yang tidak terlibat dalam sengketa antara pihak pengembang (PT Altan Karsaprisma dengan Muhammad).
Selama proses transaksi jual beli, peralihan hak milik pertama-kedua, ketiga dan seterusnya, pihak pembeli tidak mengetahui adanya perkara awal. (pembeli adalah murni pihak yang tidak ada sangkut pautnya dengan perkara awal, dan
tidak mengetahui adanya sengketa pada saat transaksi jual beli.

  • Sengketa Lahan antara pengembang dengan pemilik lahan terdahulu yang tidak terselesaikan sehingga penghuni perumahan yang telah memiliki Sertifikat Hak Milik dan IMB akan dieksekusi
    pengosongan oleh Pengadilan Negeri.
    Pada kesempatan yang sama Ketua Umum Lembaga Anti Mafia Tanah Indonesia (LAMTI)
    Graziano Pattiasina menambahkan bahwa selama ini dirinya Bersama Tim telah melakukan berbagai upaya dilapangan demi memediasi dan membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami 14 penghuni tersebut.

“Saya berharap, para penghuni tersebut yang telah membeli tanah di perumahan Taman Duren Sawit dengan cara prosedur yang benar ini, walaupun mungkin saja ada kesalahan dari pihak Developer, namun ke 14 penghuni tersebut adalah pembeli yang yang sebenarnya ,”tutupnya (Dons)

Latest

Polsek Jonggol Berantas Aksi Pungli dan Premanisme Jalanan

Reporter : Rudi   Bogor | matapenanews.com- Polres Bogor - Polsek...

Pertamina NRE Ajak Mahasiswa Universitas Pertamina Kuasai Kompetensi Green Skills

Reporter : Irawan Jakarta | matapenanews.com- Bagi calon mahasiswa yang...

Polsek Cileungsi Lakukan Cek Dan Olah TKP Terkait Adanya Temu Mayat Diketahui Berjenis Kelamin Laki – Laki

Reporter : Rudi Bogor | matapenanews.com- Polres Bogor - Selasa...

Polsek Ciawi Tindak lanjuti berita Viral , Terkait pengecekan  adanya kejadian pencurian Ban Mobil di Desa Pandansari,Ciawi Bogor

.Bogor | matapenanews.com- Polres Bogor - Selasa, tanggal 16 April ...

Newsletter

Don't miss

Polsek Jonggol Berantas Aksi Pungli dan Premanisme Jalanan

Reporter : Rudi   Bogor | matapenanews.com- Polres Bogor - Polsek...

Pertamina NRE Ajak Mahasiswa Universitas Pertamina Kuasai Kompetensi Green Skills

Reporter : Irawan Jakarta | matapenanews.com- Bagi calon mahasiswa yang...

Polsek Cileungsi Lakukan Cek Dan Olah TKP Terkait Adanya Temu Mayat Diketahui Berjenis Kelamin Laki – Laki

Reporter : Rudi Bogor | matapenanews.com- Polres Bogor - Selasa...

Polsek Ciawi Tindak lanjuti berita Viral , Terkait pengecekan  adanya kejadian pencurian Ban Mobil di Desa Pandansari,Ciawi Bogor

.Bogor | matapenanews.com- Polres Bogor - Selasa, tanggal 16 April ...

Ahmad Ru’yat Dukung Penuh Ketua DPD PKS  Kota Bogor, Atang Trisnanto Maju di Pilkada Kota Bogor 2024

Kota Bogor | matapenanews.com- Ketua Badan Pembinaan Wilayah (BPW) PKS...

Polsek Jonggol Berantas Aksi Pungli dan Premanisme Jalanan

Reporter : Rudi   Bogor | matapenanews.com- Polres Bogor - Polsek Jonggol telah melaksanakan operasi pemberantasan pungutan liar (pungli) dan premanisme di wilayah hukumnya pada hari...

Pertamina NRE Ajak Mahasiswa Universitas Pertamina Kuasai Kompetensi Green Skills

Reporter : Irawan Jakarta | matapenanews.com- Bagi calon mahasiswa yang tertarik, dapat mengakses informasi selengkapnya melaluienergi hijau, terus mengalami peningkatan, salah satunya dalam lapangan pekerjaan. Laporan...

Polsek Cileungsi Lakukan Cek Dan Olah TKP Terkait Adanya Temu Mayat Diketahui Berjenis Kelamin Laki – Laki

Reporter : Rudi Bogor | matapenanews.com- Polres Bogor - Selasa tanggal 16 April 2024 jam 10.00 wib Polsek Cileungsi Mendapatkan Laporan Adanya temu mayat, lalu...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini