Luar Biasa ! Disdukcapil Kota Bogor ,Belum Sampai Akhir Tahun Sudah Mencapai Target 100 Persen Perekaman Data Kependudukan 

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 September 2022 - 13:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Md Sodik

Kota Bogor | MATAPENANEWS.com-
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor dengan Program Jemput Bola kembali raih hasil  cukup memuaskan, belum  akhir Tahun Perekaman Data Kependudukan telah mencapai angka 99,8 persen dari target Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam hal perekaman data kependudukan warga Kota Bogor.

Sudjatmiko  Baliarto kepala  Dinas Disdukcapil  Kota Bogor menuturkan  bahwa program Jemput Bola ini akan mendatangi rumah sakit, sekolah, hingga wilayah dalam konteks yang tidak bisa hadir ke tempat layanan.

“Hal ini adalah dalam rangka untuk meningkatkan produktifitas dan meningkatkan kualitas pelayanan Disdukcapil Kota Bogor,” ujarnya Kamis (15/09/2022).

Lebih lanjut Sudjatmiko  menambahkan bahwa layanan Diskucapil ini tidak sekedar duduk di belakang kantor menunggu masyarakat hadir namun disdukcapil juga membuka ruang dimana masyarakat bisa mengajukan request kepada disdukcapil melalui online Si Kancil atau bisa melalui surat Kelurahan yang ditunjukan ke Diskucapil Kota Bogor untuk kemudian nanti petugas  kami hadir ke tempat-tempat layanan di masyarakat salah satunya dirumah sakit.

“Seperti di Rumah sakit  ,biasanya  kebanyakan untuk  keperluan terkait dengan pendaftaran BPJS, banyak masyarakat atau banyak pasien yang dirawat disana belum terdaftar atau belum memiliki dokumen kependudukan dimana syarat mempunyai BPJS harus minimal sudah direkam KTP, atau mungkin dokumen kependudukan, maka kita bekerja sama dengan rumah sakit  untuk bisa hadir melakukan perekaman KTP Elektrik  disana dan pelayanan disana itu tujuan utamanya,” ucap  Sudjatmiko.

Baca Juga:  Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry

Kami ingin  Disdukcapil kota bogor dan memastikan bahwa seluruh program dalam hal pelaksanaan perekaman KTP Elektrik sudah melaksanakan tugas sesuai dan menyeluruh.

“Artinya kami bisa melakukan proses perekaman KTP tidak hanya kepada penduduk yang memang sehat, tapi memang kepada penduduk yang tidak bisa hadir dikarenakan satu dan lain hal seperti misalnya sakit keras, kemudian lansia, disabilitas, ibu hamil kemudian ODGJ misalnya itu menjadi target-target tersendiri, harapannya itu semuanya bisa terfasilitasi dan dengan terfasilitasi data kependudukan,” ungkapnya.

Warga semua  dapat mempergunakan dokumen KTP  Elektrik tersebut untuk keperluan-keperluan lain yang lebih urgent ,seperti misalnya di bantuan jaminan kesehatan, Bpjs maupun FBI ,jaminan asuransi dan sebagainya sehingga hak-hak dari masyarakat untuk memperoleh privasin atau privilege di program-program Pemerintah itu bisa diperoleh dengan baik dan bisa segera, itu mungkin target yang diharapkan,” tandasnya.

Sementara masih di tempat yang sama Mugi Lastono Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) menambahkan bahwa untuk capaian kinerja Disdukcapil penilaian targetnya oleh Kemendagri dan ditahun 2022 ini ditargetkan harus sudah mencapai  100 persen perekaman .

Baca Juga:  HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Alhamdulilah Disdukcapil Kota Bogor saat ini sudah mencapai 99% keatas, sudah proses perekaman KTP Elektronik , jadi artinya semua daftar penduduk yang ada di Kota Bogor itu harus sudah melakukan proses perekaman KTP, yang masih menyisakan PR adalah yang kaum rentan tadi, karena ada keterbatasan dan ada kendala terkait proses perekaman elektroniknya dimana kita harus menjadwalkan untuk datang ke tempat-tempat yang menjadi target

Mereka  kita datangi dan kunjungi  kemudian kita juga harus koordinasi dengan aparat wilayah setempat Rt ,Rw dan kelurahan  ada tidaknya kapan waktunya untuk penyesuaian jadwal perekaman ,”¹ tuturnya.

Selain itu, data terbaru yang diungkapnya terkait jumlah perekaman data KTP Kota Bogor ialah 99,8% dan menyisakan hanya usia-usia pemula yang belum direkam.

“Jadi yang sakit sudah berlanjut, seminggu rata-rata minimal kita seminggu sekali kita pasti keluar untuk melakukan rekaman jemput bola ke tempat tadi untuk kaum rentan,” tukasnya.

Mugi melanjutkan, “jadi artinya dari total wajibnya Kota Bogor misalnya 790 ribu kita sudah 99,8% berarti sudah sekitar 780 ribu sekian, masih menyisakan paling hanya ribuan tapi itupun kalau di lihat dari data statistiknya
Itu usia-usia pemula ,usia yang baru akan 17 tahun atau yang sudah usia 17 tahun. Kalau di hitung datanya ,”pungkasnya

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB